Karawang|| Tinta Merah Net||Berdasarkan Surat Keputusan Rektor UBP Karawang pada tanggal 26 Mei 2025, maka ditetapkanlah lokasi penempatan Desa KKN untuk para Mahasiswa di 13 Kecamatan dan tersebar dalam 91 Desa di Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Purwakarta. Para mahasiswa sudah ditempatkan sejak tanggal 14 Juli 2025 sehingga pada saat ini, menginjak waktu sekitar 2 minggu penempatan, para mahasiswa sudah melaksanakan sebagian program-program kerja mereka. Yang menjadi salah satu agenda utama LPPM sebagai penyelenggara KKN ini, adalah monitoring atau terjun langsung ke Desa-Desa penempatan para mahasiswa untuk melaksanakan KKN tersebut.
Selasa, 29 Juli 2025, pihak LPPM UBP Karawang melaksanakan monitoring bersama para Pengawas Yayasan Buana Pangkal Perjuangan yang bertempat di Desa Segaran Kecamatan Batujaya. Disambut langsung oleh Bapak Wahyu Purnama sebagai Sekretaris Desa Segaran, maka Dr. Aang Solahudin Anwar, M. Pd dan Dr. Dedy Friyanto, S. Farm., M. M., Apt. sebagai Ketua dan Wakil Ketua pelaksana menyampaikan maksud dan tujuan diadakannya monitoring kepada pihak Desa Segaran. Dihadiri langsung oleh para Pengawas Yayasan Buana Pangkal Perjuangan yaitu Dr. H. Nurdin Singadimedja, S.H., M.H sebagai Ketua dan hadir juga Mayjen TNI Purn. H. Mulya Setiawan M.Sc. serta H. A. Manap Djubaedi, S.H., M.M. sebagai anggota, sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
Karena pelaksanaan monitoring tersebut adalah merupakan pemantauan dari pihak Yayasan terhadap kegiatan KKN ini, maka seluruh Ketua Kelompok Mahasiswa Desa penempatan KKN mereka diberikan kesempatan untuk melakukan presentasi atau pemaparan terkait program kerja di masing-masing kelompok di Desa masing-masing. Adapun Ketua kelompok yang hadir adalah Jamalul Fahmi dari Desa Segaran, Ichsan Ramadan Bangun dari Desa Telukbango, Ibnu Malik Suteja dari Desa Telukambulu dan Habib Wisnu Restuaji dari Desa Kutaampel.
Di Kecamatan Batujaya sendiri, KKN UBP Karawang tersebar di 4 Desa yang didampingi oleh DPL (Dosen Pendamping Lapangan). Salah satu DPL yang hadir pada acara tersebut yaitu Ibu Fista Apriani Sujaya, S. E., M. Ak. yang
ditempatkan di Desa Segaran dan merangkap sebagai Koordinator Kecamatan di Kecamatan Batujaya. Selain monitoring Program kerja para mahasiswa KKN, Kelompok KKN Desa Segaran juga mengarahkan para Pengawas Yayasan dan pihak LPPM UBP Karawang untuk meninjau langsung salah satu objek utama Program Kerja di Desa Segaran, yaitu Percandian Batujaya. Ditemani oleh Pak Nayan sebagai juru bicara Museum Candi Jiwa, maka Mahasiwa KKN dan pihak Yayasan serta LPPM merasa diberikan informasi-informasi yg sangat penting terkait keberadaan Percandian tersebut di Wilayah Desa Segaran.
Selanjutnya ditutup dengan kontribusi langsung salah satu program wajib KKN 2025 ini, yaitu Gerakan Leuweung Hejo. Penanaman pohon dilakukan bersama-sama di sekitar Museum Percandian, yang sebelumnya bibit pohon tersebut diajukan oleh Kelompok KKN melalui permohonan bantuan bibit pohon ke Telagadesa di KIIC.
Sehingga keluarlah ungkapan rasa syukur dan harapan dari Pak Nayan sebagai pengurus Museum Pecandian Batujaya dan para Pengawas Yayasan Buana Pangkal Perjuangan pun merasa bangga kepada para mahasiswa KKN karena pemilihan pohon yang tepat telah ditanam bersama-sama di Wilayah Percandian tersebut. Adapun pohon yang ditanam yaitu pohon Merbau.
Jamalul fahmi kepada tinta merah mengatakan,melalui gerakan leuweung hejo kami ingin memberikan kontribusi yang tidak hanya berdampak pada saat KKN tetapi juga memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan,khususnya desa Segaran ini.
Lanjut fahmi,saya ucapkan terimakasih kepada pengawas yayasan dan ketua lppm UBP Karawang,karena telah datang ke Kecamatan Batu Jaya,untuk memonitoring semua Mahasiswa yang KKN disini pungkasnya

