Karawang –Tinta Merah Net– Dugaan keterlibatan seorang oknum pengawas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang sebagai pemborong proyek pembangunan pelebaran jalan Poros tepatnya di dusun krajan Desa Mekarjaya, Kecamatan Rawamerta, menuai kecaman dari berbagai pihak.(14/7/25)
Informasi ini mencuat setelah sejumlah pekerja proyek menyebut bahwa pelaksanaan pengecoran jalan di wilayah tersebut dikerjakan oleh seseorang yang diketahui merupakan pengawas dari dinas teknis terkait. Kurangnya pengawasan, pelaksana proyek.Tudi Malah Cukup Diam Saja
Ketua Ksm LSM GMBI Rawamerta Jajat Sudrajat Alias Oblang angkat bicara dan mengecam keras dugaan tersebut. Ia menilai praktik seperti ini tidak hanya mencoreng citra instansi pemerintah, tetapi juga berpotensi merugikan keuangan daerah.
“Ini sangat mencederai prinsip transparansi dan akuntabilitas anggaran. Oknum yang seharusnya menjadi pengawas pelaksana. Ini jelas konflik kepentingan,” tegas Jajat Sudrajat kepada media, Selasa
Jajat Sudrajat juga menuding adanya indikasi permainan sistemik di tubuh Dinas PUPR Karawang dan Pihak Pelaksana Proyek dan mendesak Bupati Karawang untuk segera mengevaluasi kinerja dinas tersebut secara menyeluruh.
“Kami mendesak Bupati Karawang turun tangan. Jangan biarkan anggaran dari uang rakyat disalahgunakan demi kepentingan pribadi. Ini soal integritas pelayanan publik,” lanjutnya.
Pihaknya juga menegaskan bahwa akan melaporkan dugaan ini ke lembaga pengawasan eksternal, termasuk inspektorat dan aparat penegak hukum, agar ditindaklanjuti secara serius.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Dinas PUPR Kabupaten Karawang terkait dugaan tersebut

