Mon - Sat 8.00 - 17.00

Dugaan Pemotongan Honor Guru Ngaji di Rengasdengklok Selatan, Cermin Krisis Integritas Aparatur Desa

Karawang||Tinta Merah Net||Dugaan pemotongan honor guru ngaji di Desa Rengasdengklok Selatan merupakan persoalan serius yang tidak hanya menyangkut pelanggaran administratif, tetapi juga menyentuh aspek moral, sosial, dan hukum secara sekaligus. Ketika hak para guru ngaji—yang notabene berperan dalam membina akhlak dan pendidikan keagamaan masyarakat—diduga dipotong oleh oknum aparatur, maka yang terciderai bukan hanya individu, melainkan juga kepercayaan publik terhadap pemerintah desa.{19/3/26)

Menurut Rikal Lesmana Ketua LBH Gemuk Baki Program insentif guru ngaji yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Karawang di bawah kepemimpinan Aep Syaepuloh sejatinya merupakan bentuk penghargaan negara terhadap para tokoh keagamaan. Oleh karena itu, setiap rupiah yang dialokasikan harus disalurkan secara utuh dan tepat sasaran. Dugaan pemotongan ini justru menunjukkan adanya potensi penyimpangan dalam implementasi kebijakan yang seharusnya berpihak kepada masyarakat.

Berita Lainnya  Diduga Disewakan Secara Ilegal, Lahan PJT II di Rengasdengklok Di Soroti??

Dari perspektif hukum, apabila benar terjadi pemotongan tanpa dasar yang sah, maka perbuatan tersebut berpotensi melanggar prinsip-prinsip yang diatur dalam Undang-Undang Desa, khususnya terkait kewajiban aparatur desa untuk menjunjung tinggi *transparansi, akuntabilitas, dan bebas dari penyalahgunaan wewenang. Lebih jauh lagi, tindakan tersebut juga dapat dikualifikasikan sebagai bentuk penyalahgunaan jabatan yang mengarah pada tindak pidana korupsi, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Tidak hanya itu, dari sisi administrasi pemerintahan, dugaan ini juga bertentangan dengan prinsip pengelolaan keuangan daerah yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019, yang menegaskan bahwa setiap anggaran harus digunakan secara tertib, transparan, dan bertanggung jawab. Pemotongan honor tanpa dasar hukum yang jelas jelas merupakan bentuk penyimpangan dalam tata kelola keuangan publik.

Berita Lainnya  Diduga Disewakan Secara Ilegal, Lahan PJT II di Rengasdengklok Di Soroti??

Lebih memprihatinkan lagi, praktik semacam ini berpotensi menimbulkan dampak sosial yang luas, seperti:

* menurunnya semangat para guru ngaji dalam menjalankan tugasnya;
* hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap aparat desa;
* serta terciptanya preseden buruk yang dapat ditiru oleh oknum lain.

Oleh karena itu, penting bagi pihak berwenang seperti Inspektorat Daerah dan aparat penegak hukum untuk segera melakukan audit dan investigasi menyeluruh. Proses ini harus dilakukan secara objektif dan transparan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. Jika terbukti, maka pelaku harus diberikan sanksi tegas, baik secara administratif maupun pidana, sebagai bentuk efek jera.

Berita Lainnya  Diduga Disewakan Secara Ilegal, Lahan PJT II di Rengasdengklok Di Soroti??

Di sisi lain, pemerintah daerah juga perlu melakukan evaluasi sistem penyaluran insentif agar lebih akuntabel, misalnya melalui mekanisme transfer langsung kepada penerima manfaat atau sistem digital yang meminimalisir intervensi pihak tertentu.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa dana publik adalah amanah, bukan ruang untuk disalahgunakan. Terlebih lagi, ketika yang menjadi korban adalah para guru ngaji—figur yang selama ini mengabdi dengan tulus untuk membangun moral masyarakat. Maka setiap bentuk pemotongan atau penyimpangan bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga mencederai nilai-nilai keadilan dan etika dalam penyelenggaraan pemerintahan.

TOP NEWS

NASIONAL

PERISTIWA

Bupati Bekasi Prioritaskan Perbaikan Akses Jalan Pertanian dan Penanganan Banjir

CIKARANG PUSAT | TINTAMERAH.NET | Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, menegaskan komitmennya untuk memperbaiki akses jalan menuju kawasan pertanian guna menunjang mobilitas petani dan...

Wakil Ketua DPRD Apresiasi Raihan WTP ke-9 Pemkab Bekasi

CIKARANG PUSAT | TINTAMERAH.NET | Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Budi Muhammad Mustofa, menyampaikan apresiasinya atas capaian membanggakan Pemerintah Kabupaten Bekasi yang kembali meraih...
- Advertisement -spot_img

DAERAH

POLITIK

INDEKS

DPRD Karawang Apresiasi Program SEHATI, Soroti Manfaat Nyata untuk Masyarakat

KARAWANG | TINTA.NE Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten...

Bupati-Wabup Karawang Serahkan Beasiswa, Jaminan Ketenagakerjaan, dan Perpustakaan Digital Desa

KARAWANG | TINTAMERAH.NET |  Pemerintah Kabupaten Karawang terus menunjukkan...

Peringatan Harkitnas 2025 di Karawang: Bupati Aep Ajak Wujudkan Indonesia Kuat Lewat Kolaborasi dan Inovasi

KARAWANG | TINTAMERAH.NET | Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar upacara...

Pemkab Karawang Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Sosialisasi Inpres 9/2025

KARAWANG | TINTAMERAH.NET |  Pemerintah Kabupaten Karawang mengikuti Rapat...

Tim Wasev Mabes TNI AD Tinjau Program TMMD ke-124 di Desa Mekarasih, Karawang

KARAWANG | TINTAMERAH.NET |  Program TNI Manunggal Membangun Desa...

Kriminal