Lampung||Tinta Merah Net-||Realisasi Anggaran Dana Desa, Pekon gedung, kecamatan cukuh balak Tanggamus, patut dicurigai Terindikasi banyak Kejanggalan Dibeberapa item disinyalir ada mark, up anggaran tahun 2023
Realisasi anggaran dana desa pada anggaran tahun 2023 pembelian bibit pala dipekon gedung, kecamatan cukuh balak ,kabupaten Tanggamus yang menghabiskan anggaran yang cukup lumayan sebesar Rp 255,000,000 disinyalir Di mark up dan kurang tepat sasaran
Menurut keterangan warga yang enggan untuk disebutkan nama nya saat dikonfirmasi awak media 13/01/2026 “membenarkan dugaan mark, up dana desa dipekon gedung tahun 2023, kami warga masarakat pekon gedung menerima pembagian bibit pala dari pihak pemerintah pekon, sebanyak 30 pohon bibit per keluarga.
Jumlah kepala keluarga yang ada dipekon gedung,. ini sebanyak 180 kepala keluarga, kita hitung banyaknya saja bang 200 keluarga, kalau dikali kan 30×200 jumlah nya sekitar 6000 batang bibit pala, tapi belum lama dari pembagian saya menanyakan kepada salah seorang aparatur pekon pekon grdung, memang mereka mengajukan pembelian bibit pala sebesar 8000 batang bibit terang warga.
Terkait harga pembelian bibit pala disini kisaran harga 5 ribu sampai dengan enam ribu rupiah per barang, tapi kalau beli banyak kayak gitu,. harga nya lebih murah ada diskon harga nya kurang dari 5 ribu rupiah dan juga untuk pembelian bibit pala kurang pas saja dikarenakan untuk infrastruktur pembangunan jalan gang didusun dusun pekon gedung masih banyak yang belum dibangun, masih banyak jalan rusak yang perlu diperbaiki atau dibangun.
Walaupun Bibit pala ini menghasilkan, akan tetapi nunggu berbuahnya saja sangat lama sekali bagaimana bisa meningkatkan ketahanan pangan ucap warga ,warga berharap anggaran dana desa Digunakan sesuai kebutuhan masyarakat, apa yang dibutuhkan oleh masarakat yang sipatnya membangun contoh nya seperti bumdes, Bumdes sangat membantu ucap warga,.
Masih dipekon gedung, warga mengatakan kepada media ini” Membenarkan pembelian bibit pala, tahun kemarin saya dan warga lainya juga mengajukan untuk pembentukan Bumdes sudah dua kali mengadakan pertemuan, semenjak pertemuan ke tiga sekaligus yang terahir sampai sekarang tak ada kabar berita nya lagi
Hasil investigasi media ke lapangan pekon gedung, kecamatan cukuh balak, menganggarkan pembelian bibit pala sebanyak 17,000 batang bibit pala,.yang mana harga perbatang bibit dibeli dengan harga Rp 15,000 rupiah total keseluruhan pembelanjaan pembelian bibit palla sebesar RP 255,000,000 rupiah ,realisasi pembayaran eventorial desa satu paket sebesar RP 30,000,000,realisasi pembayaran koran 18 paket sebesar Rp 21,000,000 Dengan harga pembayaran perkoranya sebesar Rp 1,200,000,realisasi pembelian handfone untuk kegiatan sdgs sebesar 6,000,000 ,realisasi pengadaan sarana prasarana balai pekon 99,415,000 yang beberapa itemnya antara lain laptop satu buah dengan harga Rp 11,000,000,pemasangan baja ringan Rp 71,000,000,pembelian asbak 4 buah dengan harga perbuahnya sebesar enam ratus ribu rupiah total harga pembelian sebesar Rp 2,400,000,pembelian prasasti nama 9 buah dengan harga perbuahnya Rp,800,000 dengan total harga pembelian Rp 7,200,000,pemeliharaan jalan usaha tani Rp 9,000,000,seragam olahraga pemuda 15 stel dengan harga perstelnya Rp 500,000 total pembayaran Rp 7,500,000,pengadaan laptop aset desa Rp 5,200,000
Dari keterangan Narasumber dan data yang didapat media dilapangan hasil dari investigasi awak media mewakili masarakat pekon gedung mengharapkan intansi terkait untuk turun ke lapangan menindak lanjuti terkait pembelian bibit pala yang menelan anggaran yang cukup lumayan besar diduga kuat terindikasi Mark up serta realisasi anggaran lainya juga masarakat berharap agar dilakukan pemeriksaan agar terciptanya transpransi bagi warga masarakat pekon gedung kecamatan cukuh balak kabupaten Tanggamus.
Ditempat Terpisah Saat Awak media mencoba mengkonfirmasi Kakon Gedung, kecamatan cukubalak, Tanggamus Melalui Sambungan Telepon seluler whatsapp kamis 15/01/2026,namu tak ada tanggapan sampai ditayangkan nya berita ini Kakon gedung bisa memberikan keterangan* (Rusdi )

