
Sukabumi | Tinta Merah.net – Pemkab Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), Melakukan pengerjaan jalan sepanjang tahun 2025 dengan metode hotmix.Perbaikan menggunakan hotmix dinilai lebih murah, efisien, serta dapat menghemat anggaran dibanding pekerjaan pengecoran dengan pola betonisasi, jelas kadis PU Uus Firdaus.
Masih menurut Kadis PU.Sepanjang 2025 perbaikan jalan didominasi menggunakan hotmix. Metode ini lebih efisien dan banyak menjangkau titik lokasi perbaikan jalan yang rusak.Metode pengecoran jalan hanya diterapkan pada ruas-ruas prioritas, terutama yang dilalui angkutan berat atau memiliki kekuatan struktur lebih tinggi. Sebab jalan betonisasi sangat cocok untuk kendaraan besar yang bertonase besar,23/01/2026.
”Peningkatan dan perbaikan jalan tahun ini juga masih menggunakan metode hotmix seperti tahun sebelumnya. Ini disebabkan kondisi anggaran yang terbatas, sementara jalan rusak masih banyak di sejumlah wilayah,”
”Kami menganggap biaya pengecoran lebih mahal atau dua kali lipat dari pengaspalan. Metode pengecoran kita lakukan di lokasi yang memang banyak dilalui kendaraan besar dan angkutan berat,” pungkasnya.
Perbaikan dengan metode pengecoran memiliki keunggulan durabilitas struktur sehingga usia jalan lebih panjang. Namun dari sisi pembiayaan, hotmix dinilai lebih murah dan dapat menjangkau pekerjaan lebih luas. Alhasil pelaksanaan pembangunan dan pemeliharaan jalan bisa merata di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi. ( Rinto w)

