Mon - Sat 8.00 - 17.00

Kisruh Gedung MUI Sukabumi Diduga Mangkrak, Ketua PWRI Siap Lapor ke APH Tingkat Atas

SUKABUMI –Tinta Merah Net- Ketua DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sukabumi, Rizal Pane, menyatakan kegeramannya menyusul aksi penyegelan Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Komplek Pusbangdai Cikembar oleh kontraktor lokal, Sabtu (11/4/2026).

Aksi tersebut dipicu karena pekerjaan paving blok belum dilunasi oleh pihak panitia pelaksana.

Menurut Rizal, proyek yang menyerap anggaran hibah APBD 2025 sebesar Rp 2,8 Miliar ini dinilai sangat memprihatinkan. Pekerjaan yang nyatanya belum rampung 100 persen ini menjadi sorotan tajam publik dan berbagai kalangan.

Berita Lainnya  Bahas Munas dan Verifikasi Dewan Pers, IWO Indonesia Karawang Tingkatkan Koordinasi Anggota

“Aksi penyegelan itu hanyalah puncak gunung es. Secara keseluruhan, penyelesaian proyek ini sangat jauh dari kata selesai. Hal ini tidak bisa dibiarkan dan harus diselidiki sampai tuntas,” tegas Rizal di sekretariat PWRI, Minggu (12/4/2026).

Ia pun menyayangkan nasib kontraktor yang kerap “dipingpong” saat menagih haknya.
“Uang rakyat sudah digelontorkan miliaran rupiah, tapi pekerjaan tidak beres dan pengusaha tidak dibayar. Ini tidak masuk akal,” ujarnya.

Lebih jauh, Rizal menuturkan bahwa PWRI sejak awal sudah mengendus adanya indikasi kejanggalan. Mulai dari dugaan monopoli, proses lelang yang tidak transparan, hingga isu jual beli proyek sebelum pekerjaan dimulai.

Berita Lainnya  Teror Ketuk Pintu Misterius di Rengasdengklok Warga Minta Pihak Pemerintahan Harus Mengadakan Ronda Malam

Kini, ketika masalah terbongkar dan proyek terkesan mangkrak, justru terjadi saling lempar tanggung jawab.

“Menyikapi hal ini, PWRI akan membuat laporan resmi dan mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan memeriksa semua oknum di balik masalah ini,” tegasnya.

Langkah ini diambil demi menyelamatkan uang negara yang diduga tidak dikelola dengan benar.
“Kami mendesak Bupati, Sekda, MUI, dan Ketua Panitia untuk bertanggung jawab. Jangan mencuci tangan atau saling melempar kesalahan. Uang rakyat miliaran rupiah tidak boleh dikubur atau dipeti-eskan begitu saja,” pungkasnya.
GTs

Berita Lainnya  Kepala SMKN 1 Pakisjaya Diduga Rangkap Jabatan Jadi Wartawan, Langgar PP) No. 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin PNS

TOP NEWS

NASIONAL

PERISTIWA

Bupati Bekasi Prioritaskan Perbaikan Akses Jalan Pertanian dan Penanganan Banjir

CIKARANG PUSAT | TINTAMERAH.NET | Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, menegaskan komitmennya untuk memperbaiki akses jalan menuju kawasan pertanian guna menunjang mobilitas petani dan...

Wakil Ketua DPRD Apresiasi Raihan WTP ke-9 Pemkab Bekasi

CIKARANG PUSAT | TINTAMERAH.NET | Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Budi Muhammad Mustofa, menyampaikan apresiasinya atas capaian membanggakan Pemerintah Kabupaten Bekasi yang kembali meraih...
- Advertisement -spot_img

DAERAH

POLITIK

INDEKS

DPRD Karawang Apresiasi Program SEHATI, Soroti Manfaat Nyata untuk Masyarakat

KARAWANG | TINTA.NE Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten...

Bupati-Wabup Karawang Serahkan Beasiswa, Jaminan Ketenagakerjaan, dan Perpustakaan Digital Desa

KARAWANG | TINTAMERAH.NET |  Pemerintah Kabupaten Karawang terus menunjukkan...

Peringatan Harkitnas 2025 di Karawang: Bupati Aep Ajak Wujudkan Indonesia Kuat Lewat Kolaborasi dan Inovasi

KARAWANG | TINTAMERAH.NET | Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar upacara...

Pemkab Karawang Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Sosialisasi Inpres 9/2025

KARAWANG | TINTAMERAH.NET |  Pemerintah Kabupaten Karawang mengikuti Rapat...

Tim Wasev Mabes TNI AD Tinjau Program TMMD ke-124 di Desa Mekarasih, Karawang

KARAWANG | TINTAMERAH.NET |  Program TNI Manunggal Membangun Desa...

Kriminal