
Tanggamus,Lampung-Tinta Merah Net- Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali marak terjadi di Pekon kandang besi,Kecamatan Kota agung batat,Tanggamus,Lampung. Kali ini, dua orang pelaku dengan boncengan wajah tertutup helm, satu pelaku memakai masker terekam jelas kamera pengintai CCTV saat menggondol satu unit sepeda motor jenis Honda Beat warna hitam.
Kejadian tersebut berlangsung di halaman depan di kios depan rumah warga, dipedukuhan Sukajaya, Pekon kandang besi, Kota Agun barat, saat pemilik motor sedang main di rumah teman nya pada Hari minggu 29 Maret 2026 sekitar pukul 12-00 WIB.
Dalam rekaman CCTV, terlihat dua orang pria datang berboncengan menggunakan sepeda motor. Salah satunya mengenakan kemeja warna putih,memakai topi dan penutup wajah masker , sementara rekannya memakai kemaja cream dan memakai helm warna hitam
Tanpa rasa takut, mereka berhenti di depan masjid, mendekati motor Honda Best berwarna hitam yang terparkir.di kios depan rumah warga setempat, Salah seorang pelaku kemudian turun, beraksi cepat membobol kunci motor incaran mereka. Hanya dalam hitungan detik, motor milik korban berhasil dinyalakan, dan keduanya langsung kabur membawa hasil curian.
Korban seorang gadis bernama Putri (16 ) bukan nama sebenar nya warga pekon padang ratu, kecamatan Wonosobo, mengaku sangat terkejut ketika diberi tahu warga sekitar yang hendak menunaikan sholat Zuhur, iya mengata kan merasa shock kita mengatur motor nya dicuri, pada waktu kejadian dirinya sedang main di rumah kawan sekolah yang bernama Husnur ujar nya
”iya menambah kan padahal motor miliknya sudah dikunci setang.,Saat ini korban sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek kota agung.
Peristiwa ini menjadi alarm bahwa curanmor kembali merebak di Kabupaten Tanggamus. Para pelaku tidak lagi pandang bulu, bahkan berani beraksi di area masjid dan padat penduduk
Modus yang mereka lakukan pun terbilang rapi dan cepat, membuat korban tidak punya kesempatan untuk mengamankan kendaraannya.
Keresahan warga di pekon Kandang Besi, Kecamatan Kota Agung Barat, kian memuncak. Mereka menilai aksi para maling motor semakin merajalela karena lemahnya pengawasan dan minimnya tindakan tegas aparat.penegak Hukum
“Sekarang parkir sebentar saja sudah tidak aman. Kita benar-benar merasa was-was,” ujar salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat menuntut aparat kepolisian untuk bergerak cepat memburu pelaku, mengungkap jaringan pencurian ini, serta memperketat patroli di titik-titik rawan curanmor (TOMI

