
Sukabumi | Tinta Merah.net – Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi mulai melakukan berbagai persiapan menjelang lonjakan kunjungan wisatawan pada libur panjang Idulfitri tahun 2026. Persiapan ini dilakukan dengan mengidentifikasi sejumlah persoalan di sektor pariwisata serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak terkait.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menjelaskan bahwa persiapan telah dimulai dengan pemetaan beberapa tantangan yang perlu mendapat perhatian. Selain itu, koordinasi dengan pelaku usaha pariwisata, komunitas pengembangan wisata, serta pemerintah daerah lainnya juga tengah diperkuat guna meningkatkan kualitas layanan wisata.
“Pariwisata tidak bisa bekerja sendiri. Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pelaku usaha dan perangkat daerah lain terkait aksesibilitas dan pengembangan desa wisata, khususnya di wilayah pesisir pantai,” ujar Ali saat ditemui pada Selasa, 9 Maret 2026.
Ali menyebutkan, potensi peningkatan kunjungan wisatawan pada libur Lebaran tahun ini cukup besar, dikarenakan berdekatan dengan momentum Hari Raya Nyepi dan libur sekolah. Ia juga memprediksi bahwa lonjakan wisatawan akan terjadi mulai pertengahan hingga akhir bulan Maret.
“Mudah-mudahan libur yang panjang, yang mencakup Hari Raya Nyepi, Idulfitri, serta libur sekolah ini, dapat menjadi peluang agar Sukabumi dibanjiri pengunjung,” tambahnya.
Selain volume kunjungan, pemerintah daerah menargetkan agar wisatawan tidak hanya singgah melainkan dapat menginap lebih lama di Kabupaten Sukabumi, sehingga berdampak positif bagi sektor pariwisata secara menyeluruh.
“Target kami adalah wisatawan tidak hanya sekadar singgah, tapi juga tinggal lebih lama. Jika hal ini tercapai, tingkat okupansi akomodasi akan meningkat dan perekonomian lokal akan terdongkrak,” pungkasnya.( Rinto / Ginting.Tinta Merah.net )

