
Sukabumi | Tinta Merah.net – Dinas Pekerjaan Umum ( PU ) kabupaten Sukabumi adakan Audensi dengan Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) DPC Kabupaten Sukabumi, acara tersebut berlangsung penuh dinamis dan syarat akan kritik bertempat di Aula STUM Dinas PU,menyusul banyaknya aduan masyarakat terkait proyek-proyek yang dinilai bermasalah,,13/01/2026.
Ketua PWRI DPC kabupaten Sukabumi Rizal Pane,secara terang-terangan menyoroti dugaan buruknya kualitas sejumlah proyek pembangunan, mulai dari pengaspalan jalan, irigasi, hingga TPT (Tembok Penahan Tanah) yang dinilai masyarakat mudah rusak.Dugaan penggunaan material yang tidak sesuai RAB hingga nggaran yang tidak cukup namun tetap dipaksakan,atau pekerjaan yang diduga disubkontrakkan tanpa kontrol ketat.
PWRI juga menyinggung mekanisme lelang sejumlah proyek,adanya dugaan bahwa sejumlah kontraktor tertentu terkesan terlalu mudah memenangkan banyak paket pekerjaan, sehingga memunculkan persepsi publik soal transparansi dan keadilan tender.
“Semua sudah dicatat oleh Kadis dan jajarannya,tapi yang kami tekankan harus ada evaluasi menyeluruh. Jangan sampai setelah audiensi ini, proyek-proyek bermasalah tetap terus terjadi.Kalau pengawasan lemah, pemborong bisa menganggap enteng aturan.PWRI adalah corong masyarakat. Kami ingin hasil pembangunan benar-benar berkualitas, bukan sekadar formalitas serapan anggaran,”jelasnya.
*Fungsi pengawasan ketika proyek dikerjakan juga dipertanyakan dan apakah ada sanksi bagi kontraktor yang diduga tidak profesional.*
Kepala Dinas PU kabupaten Sukabumi Uus Firdaus mengatakan “Kami Terbuka Terhadap Kritik dan kami menerima semua kritik dan masukan dari masyarakat. Ini menjadi bahan evaluasi agar ke depan Dinas PU lebih baik,”singkatnya. ( Ginting)

