
Sukabumi | Tinta Merah.net – Badan Eksekutif Mahasiswa dari Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Nusantara Daerah Sukabumi Raya (BEM PTNU) menggelar aksi unjuk rasa di kantor Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) UPTD Wilayah II Provinsi Jawa Barat,l. Aksi berlangsung sejak pukul 14.15 WIB hingga 16.00 WIB,12/01/2026.
Koordinator lapangan Syahrul Ramadan, Bersama ke 40 mahasiswa lainnya mendesak untuk diadakan evaluasi akan kinerja DBMPR Wilayah II Sukabumi.Dalam aksi mahasiswa menyuarakan sejumlah tuntutan keras terkait dugaan lemahnya pengawasan dan kualitas pekerjaan proyek jalan provinsi di wilayah Sukabumi.
Titik kumpul para mahasiswa di depan Indomaret kawasan Kabandungan, kemudian dilanjutkan dengan longmarch menuju kantor DBMPR UPTD Wilayah II Provinsi Jawa Barat di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Setibanya di lokasi, massa melakukan refleksi, orasi, aksi teatrikal, serta pembacaan press release.
Syahru Ramadan, saat orasinya menyampaikan BEM PTNU Sukabumi Raya mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja DBMPR Wilayah II Sukabumi. Selain itu, mereka juga menuntut agar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) serta konsultan pengawas yang terbukti lalai segera dicopot dan ditindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku.
Massa aksi juga meminta agar seluruh hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait proyek-proyek ruas jalan provinsi di Sukabumi dipublikasikan secara terbuka kepada masyarakat. Mahasiswa menilai transparansi menjadi kunci untuk mengembalikan kepercayaan publik.
“Perbaikan dan pemeliharaan jalan harus dilakukan secara berkala dan berjangka panjang, serta seluruh pekerjaan wajib mengikuti standar teknis sesuai ketentuan,” pungkasnya.
Ajat,Kepala Satuan Unit Pelayanan Jalan Surade menemui langsung para mahasiswa yang menggelar unjuk rasa.Namun, dalam kesempatan itu, pihak DBMPR UPTD Wilayah II tidak memberikan tanggapan ataupun pernyataan resmi atas tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa. ( Ginting)

