Karawang –Tinta Merah Net– Guna mewujudkan Rengasdengklok yang indah, tertib, aman dan bersih (Interasih) terutama kondisi pasar yang nampak semrawut, dibutuhkan kesadaran dan kepedulian bersama dari berbagai pihak baik itu dari unsur pemerintahan, elemen masyarakat yang berkepentingan dan pengelola pasar itu sendiri.(02/10/25)
Demikian hal itu disampaikan Camat Rengasdengklok Panji dalam silaturahmi dan sosialisasi program penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kantor Kecamatan Rengasdengklok
“Sebisa mungkin kita berupaya bisa gak ditertibkan (PKL- red) sesuai tempatnya. Jadi diharapkan kerjasamanya, semua kompak, sejalan, Insya Allah tidak ada benturan-benturan. Saya harapkan tidak merepotkan Pemda,” ujarnya.
Sementara, Camat Rengasdengklok H Panji Santoso mengatakan program penataan PKL tersebut, harus diawali pendataan para pedagang terlebih dahulu. Pendataan itu menjadi tolok ukur kemampuan pasar menampung para pedagang mana saja yang menempati bahu jalan di atas trotoar untuk direlokasi.
“Tentunya harus melibatkan beberapa unsur supaya pemetaan pendataan ini didapat angka yang ril. Jadi tidak ada penambahan pedagang yang memanfaatkan situasi,” tegasnya.
Menurut Para Pedagang itu, sebelum direlokasi harus ada sosialisasi dulu.
“Supaya tidak terjadi miskomunikasi bahwa mereka itu berjualan melanggar K3 Perda No 6 Tahun 2011,” tandasnya.
Dia pun berharap, dengan daya dukung kebersamaan dan kekompakan, rencana penataan PKL itu dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Sedangkan, Feri Mewakili Para Pedagang Kali Lima menyatakan, pihaknya mengapresiasi program penataan para PKL Rengasdengklok tersebut.
“Saya bersama rekan-rekan mendukung dan mendorong pak Camat Rengasdengklok Supaya ini ada perubahan menuju yang lebih baik,” tegasnya.
Acara silaturahmi dan sosialisasi program penataan PKL tersebut, dihadiri pedagang pasar, Kali Lima Rengasdengklok

