
Karawang –Tinta Merah Net- SMKN 1 Pakisjaya terus berinovasi dalam menciptakan pembelajaran yang kontekstual dan berdampak nyata melalui implementasi Program SIKAP (Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan). Program ini merupakan inisiatif Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawabarat yang mendorong sekolah berperan aktif dalam penguatan ketahanan pangan sejak dini.
Melalui Program Ketahanan Pangan, SMKN 1 Pakisjaya memanfaatkan lahan kosong sekolah sebagai sarana edukasi dan praktik pembelajaran berbasis proyek. Kegiatan ini melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga siswa sebagai pelaku utama.(11/5/26)
Kepala SMKN 1 Pakisjaya Bapak Sudarma, S.Pd., S.ST., M.T. menyampaikan bahwa program ini menjadi media pembelajaran nyata yang tidak hanya menanamkan pengetahuan, tetapi juga membangun karakter dan keterampilan hidup peserta didik.
“Sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar teori, tetapi juga ruang praktik. Melalui Program Ketahanan Pangan siswa belajar secara langsung, mulai dari perencanaan, perawatan, hingga panen,” ujarnya.
Salah satu inovasi unggulan yang dikembangkan SMKN 1 Pakisjaya adalah aquaponik, yaitu sistem budidaya ikan dan tanaman yang terintegrasi dalam satu siklus ramah lingkungan. Limbah dari kolam ikan dimanfaatkan sebagai nutrisi tanaman hidroponik, sehingga menciptakan sistem produksi pangan yang efisien dan berkelanjutan.
Pengembangan aquaponik ini juga menjadi penerapan pembelajaran berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics, dan Art). Sistem telah dilengkapi dengan teknologi pemberian pakan ikan otomatis serta pengontrol kualitas air, seperti kadar zat terlarut dan pH, yang menunjang pertumbuhan ikan dan tanaman.
Siswo menjelaskan bahwa inovasi ini masih dalam tahap percontohan. Ke depan, aquaponik akan dikembangkan secara lebih luas dengan melibatkan siswa dalam proyek kelompok lintas mata pelajaran di setiap kelas.
“Hasilnya sudah bisa dirasakan. Dalam beberapa bulan, kami sudah memanen ikan lele Ini menjadi pengalaman belajar yang sangat berharga bagi siswa,” tambahnya.
Selain meningkatkan keterampilan dan kepedulian siswa terhadap ketahanan pangan, Program Ketahanan Pangan juga dinilai mampu meningkatkan minat belajar karena siswa terlibat langsung dalam kegiatan yang aplikatif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Dengan penerapan Program Ketahanan pangan, SMKN 1 Pakisjaya berkomitmen menjadi sekolah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkontribusi nyata dalam membangun budaya ketahanan pangan dan kemandirian di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar.

