Mon - Sat 8.00 - 17.00

Polres Sukabumi periksa 16 Saksi Terkait Kematian NS Bocah Malang yang Diduga Dianiaya Ibu Tirinya

Sukabumi | Tinta Merah.net – kapolres Sukabumi AKBP Saiman, memberikan keterangan nya terkait kematian NS (13).Ada 16 orang saksi yang telah diperiksa pihak Kepolisian Polres Sukabumi terkait kematian NS (13 tahun sebelumnya ditulis 12 tahun), bocah yang tewas dengan luka di sekujur tubuh.

Paru-paru Korban Membengkak Selain itu, luka pada korban juga terdapat di area bibir dan hidung, yang diduga karena luka bakar. Dari luka tersebut, dokter forensik belum bisa memastikan apakah hal itu terjadi karena penganiayaan atau bukan. Namun, ada dugaan terkena panas yang kemudian menyebabkan luka bakar. Kini, tim dokter forensik masih menunggu hasil laboratorium dari sampel paru-paru dan jantung milik korban yang dibawa ke laboratorium,Pemeriksaan sampel itu juga memerlukan waktu sekitar 5 hingga 7 hari.

Berita Lainnya  Pelantikan PSIB Karawang Berlangsung Khidmat, Angkat Sejarah Siliwangi

“Saat ini, total 16 saksi telah kami mintai keterangan secara mendalam. Saksi-saksi tersebut mencakup keluarga, saksi yang melihat kondisi TKP, hingga saksi ahli dari tenaga medis atau dokter yang menangani korban,” Kata Samian dalam rilis tertulisnya yang disampaikan pada awak media, Sabtu (21/2/2026) malam.

penyelidikan tidak hanya bersandar pada keterangan saksi mata, tetapi juga pada bukti-bukti medis yang valid.
Lanjut Samian, dalam menangani kasus tersebut, pihak kepolisian bakal mengedepankan pembuktian ilmiah untuk menentukan arah kasus ini.

Berita Lainnya  Pelantikan Pejabat di Balai Kota Sukabumi Wali Kota Ayep Zaki Soroti Integritas dan Kompetensi ASN

“Kami tidak ingin berspekulasi. Setiap keterangan saksi yang masuk akan kami kroscek secara teliti dengan hasil visum dan otopsi guna memastikan apakah luka-luka tersebut memiliki kesesuaian dengan dugaan tindak pidana yang dilaporkan,”pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, NS, bocah di Bojongsari Kecamatan Jampang kulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, meninggal dengan penuh luka di sekujur tubuhnya.

Dari video viral yang beredar, korban diduga mendapatkan tindakan penganiayaan dari ibu tirinya.Hasil otopsi yang dilakukan pada Jumat (20/2/2026) menunjukkan bahwa pada korban terdapat luka bakar di sekujur tubuh, lengan, kaki, paha, tangan serta punggung. (Duduh S)

Berita Lainnya  Diduga Dipotong Oknum Kadus, Honor Guru Ngaji di Rengasdengklok Selatan Disorot: Langgar Aturan dan Cederai Amanah Negara

TOP NEWS

NASIONAL

PERISTIWA

Bupati Bekasi Prioritaskan Perbaikan Akses Jalan Pertanian dan Penanganan Banjir

CIKARANG PUSAT | TINTAMERAH.NET | Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, menegaskan komitmennya untuk memperbaiki akses jalan menuju kawasan pertanian guna menunjang mobilitas petani dan...

Wakil Ketua DPRD Apresiasi Raihan WTP ke-9 Pemkab Bekasi

CIKARANG PUSAT | TINTAMERAH.NET | Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Budi Muhammad Mustofa, menyampaikan apresiasinya atas capaian membanggakan Pemerintah Kabupaten Bekasi yang kembali meraih...
- Advertisement -spot_img

DAERAH

POLITIK

INDEKS

DPRD Karawang Apresiasi Program SEHATI, Soroti Manfaat Nyata untuk Masyarakat

KARAWANG | TINTA.NE Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten...

Bupati-Wabup Karawang Serahkan Beasiswa, Jaminan Ketenagakerjaan, dan Perpustakaan Digital Desa

KARAWANG | TINTAMERAH.NET |  Pemerintah Kabupaten Karawang terus menunjukkan...

Peringatan Harkitnas 2025 di Karawang: Bupati Aep Ajak Wujudkan Indonesia Kuat Lewat Kolaborasi dan Inovasi

KARAWANG | TINTAMERAH.NET | Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar upacara...

Pemkab Karawang Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Sosialisasi Inpres 9/2025

KARAWANG | TINTAMERAH.NET |  Pemerintah Kabupaten Karawang mengikuti Rapat...

Tim Wasev Mabes TNI AD Tinjau Program TMMD ke-124 di Desa Mekarasih, Karawang

KARAWANG | TINTAMERAH.NET |  Program TNI Manunggal Membangun Desa...

Kriminal