
Sukabumi | Tinta Merah.net – Pemandangan yang terlihat tidak biasa di terminal Kota Sukabumi memasuki hari ke-4 dibulan Ramdhan 1447 Hijriah/2026 Masehi yang terlihat sepi oleh penumpang yang bertujuan ke kampung halaman (mudik-red) ke beberapa daerah seperti Surade, Jampang Kulon, Tegal Buleud, Cikangkung dan sekitarnya.
Para pengemudi dan pengelola angkutan umum Pajampangan, mengeluhkan masih adanya travel gelap yang beroperasi di wilayahnya. Hal tersebut menjadikan jumlah penumpang yang bertujuan ke daerah selatan Kabupaten Sukabumi tersebut jauh berkurang.
Duduh S, salah satu pengurus angkutan elf pajampangan menuturkan,hal ini sudah berlangsung beberapa tahun lamanya, dampak dari banyaknya travel gelap yang beroperasi sangat merugikan mereka. “Kami semua sangat dirugikan dengan kehadiran travel gelap dengan penurunan jumlah penumpang yang drastis”, jelasnya pada Senin 23/02/2026.
“Sudah berulangkali kita semua menyampaikan ke pihak terkait seperti ke Dinas perhubungan kabupaten Sukabumi untuk menertibkan travel gelap tersebut dan berulang kali diadakan pemeriksaan, namun sampai sekarang terlihat masih banyak perusahaan travel gelap tersebut yang beroperasi. Kita semua di sini merupakan angkutan resmi berharap pihak-pihak terkait untuk menertibkan kembali perusahaan travel gelap yang masih nakal dan secara otomatis mengambil hak kami para pengemudi dan pengurus,” Ungkapnya.
Hal senada juga dikemukakan oleh supir Elf angkutan pajampangan,dirinya mengeluhkan kondisi tersebut. “Biasanya penumpang sudah mulai ramai tapi sekarang- sekarang jauh dari harapan, bahkan banyak supir yang sampai berhari-hari bermalam di terminal karena tidak mendapatkan penumpang termasuk saya sendiri,” pungkasnya.( Duduh S)

