
Sukabumi | Tinta Merah.net – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah tetap berjalan selama bulan suci Ramadan dan mendapat sambutan hangat dari para orang tua murid Taman Kanak-kanak(TK) dikota Sukabumi, Jawabarat.
Penyaluran MBG bagi anak usia dini ini tetap dilakukan dengan sejumlah penyesuaian, terutama pada jenis menu yang diberikan,10/03/2026.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan anak-anak tetap memperoleh asupan gizi yang cukup guna mendukung tumbuh kembang mereka, meskipun sebagian mulai belajar menjalankan ibadah puasa.
Selama Ramadan, menu yang disiapkan berupa makanan ringan bergizi seperti roti, susu, buah-buahan, hingga telur.
Paket makanan dikemas praktis agar mudah dibawa pulang dan dapat dikonsumsi saat waktu berbuka puasa.
Salah satu orang tua murid yang ga mau disebutkan namanya mengungkapkan, “Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah SWT,puji syukur atas kelancaran program MBG yang tetap berjalan di bulan Ramadan,”
Ia menilai pilihan menu yang diberikan cukup aman dan memiliki daya simpan yang baik, dirinya tak lupa juga berterima kasih ke SPPG Baros Jayaraksa 2 yang hingga saat ini selalu menjaga menu yang baik untuk anak-anak.
“Aman saja, roti kan masih bisa saja dimakan, dan buahnya pun bagus, tinggal dikupas, jadi tidak ada masalah. Kalau susu menurut saya itu kan bagus buat anak-anak saat di bulan Ramadan. Alhamdulillah dimakan saja sama anak. Kualitasnya pun aman karena produk yang tahan lama, kalau makanan basah kan khawatir tidak awet, kalau yang ini alhamdulillah aman saja,” ungkapnya.
Menurutnya, menu yang diberikan selama Ramadan lebih tepat karena tidak mudah basi, sehingga orang tua tidak khawatir terhadap kualitas makanan saat dikonsumsi anak di waktu berbuka.
Program MBG dinilai tidak hanya membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi anak sejak usia dini. Melalui menu yang terukur dan bergizi, anak-anak secara perlahan diajarkan pentingnya menjaga pola makan sehat, termasuk selama bulan puasa.
Dengan respons positif yang terus mengalir, para orang tua berharap program MBG dapat berlanjut secara berkelanjutan. Mereka juga mendorong agar kualitas layanan dan variasi menu terus ditingkatkan agar manfaatnya semakin optimal bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Keberlanjutan MBG di bulan Ramadan ini menjadi bukti bahwa dengan perencanaan dan fleksibilitas yang baik, program bantuan pemerintah tetap dapat relevan serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat, meski di tengah perubahan ritme aktivitas selama bulan puasa. ( Rinto W )

