
Tanggamus–Tinta Merah Net– Pembangunan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) oleh Yayasan Nuwo Lado Sejahtra Pekon waygelang, Kecamatan Kota Agung Barat, menuai sorotan. Proyek yang dipersiapkan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini diduga kuat belum mengantongi izin resmi dari warga Pekon waygelabg, Kecamatan Kota Agung Barat, maupun aparatur desa setempat, Selasa (29/03/2026).
Meski bangunan gedung/dapur telah ramapung dan telah ber oprasi kurang lebih berjalan 2 bulan sejumlah pihak mengaku tidak pernah dimintai izin secara formal. Dermawan Sobirin Warga Pekon waygelang yang rumah nya tidak jauh dari dapur Satuan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Nuwo Lado Sejahtra menegaskan bahwa hingga saat ini warga seputaran Dapur belum ada sosialisasi atau dokumen perizinan yang sampai ke tangan warga.
”Kami tahu ada bangunan MBG, namun mereka tidak pernah meminta izin. Jika mereka sudah izin ke perangkat desa, pasti kami warga Dekat dapur MBG Waygelang ini tanda tangan izin lingkungan saya pastikan, izin dari warga sekitar itu belum ada,” tegas Dermawan, Mereka pernah datang, baru-baru ini pihak SPPG Yayasan Nuwo Lado sejahtra minta izin lingkungan kepada Kepala Pekon Waygelang, tapi tidak ditanda tangani, karena pihak MBG belum meminta izin kepada warga seputaran Dapur MBG ujar nya
” iya menyatakan keberatan. Menurutnya, koordinasi yang dilakukan pihak pengelola sangat minim dan tidak mengikuti prosedur administrasi desa yang berlaku. Selain masalah legalitas, ia mengkhawatirkan dampak lingkungan yang akan muncul karena saat ini dapur mulai beroperasi.
”Harus ada izin tertulis resmi. Jika nanti musim hujan tiba atau bau menyengat dari limbah dapur, warga pasti komplain Saya berharap pihak pengelola bisa duduk bersama untuk membicarakan hal ini agar tidak menjadi konflik di kemudian hari,” ujar Dermawan
Ketika dikonfirmasi di via telefon Rabu (01/04/2026) FAISOL selaku penanggung jawab dapur SPPG Yayasan Nuwo Lado Sejahtra, namun tidak ada tanggapan sampai berita ini di terbit kan pihak SPPG Yayasan Nuwo Lado sejahtra belum dapat dikonfirmasi (TOMI)

