Indramayu –Tinta Merah Net– Sebuah bencana banjir rob melanda tiga desa di Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Kejadian ini berlangsung pada Selasa pagi, sekitar pukul 08:35 WIB, dan mengakibatkan ribuan rumah tergenang air dengan ketinggian mencapai 1,10 meter.
Banjir ini berdampak pada Desa Eretan Wetan, Eretan Kulon, dan Kertawinangun, di mana lebih dari 2.200 rumah dan sekitar 7.785 jiwa terpaksa mengalami gangguan aktivitas sehari-hari. Di Desa Eretan Wetan, tercatat 1.123 rumah terendam, meliputi 1.232 kepala keluarga dan 4.197 jiwa. Sementara itu, Desa Eretan Kulon melaporkan 920 rumah terdampak, dengan 1.098 kepala keluarga dan 3.002 jiwa. Desa Kertawinangun tidak luput dari dampak, dengan 172 rumah, 194 kepala keluarga, dan 586 jiwa terdampak banjir.
Akibat kejadian ini, aktivitas masyarakat, perekonomian, dan layanan publik terganggu. Sekolah-sekolah di daerah terdampak terpaksa memulangkan siswa lebih awal sebagai respons terhadap situasi darurat ini.7 Oktober 2025
Hingga saat ini, belum terdapat titik pengungsian resmi, dan laporan menunjukkan bahwa tidak ada rumah yang rusak berat atau ringan akibat bencana ini. Personil Taruna Siaga Bencana (Tagana) telah dikerahkan dan sedang melakukan assessment di wilayah terdampak. Bantuan logistik juga sedang dipersiapkan oleh Dinas Sosial dan lumbung sosial setempat untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat, termasuk makanan siap saji, sandang, alat pembersih rumah, dan obat-obatan.
Sementara itu, kondisi terkini menunjukkan bahwa air mulai surut, dengan hasil pantauan dan assessment di lapangan hingga pukul 10:30 WIB. Tagana Kabupaten Indramayu terus memantau situasi dan menyiapkan langkah-langkah lanjutan untuk membantu warga yang terkena dampak.
“Kami akan terus berkoordinasi dan memantau situasi di lapangan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” ungkap perwakilan Tagana.
Sumber berita ini berasal dari Tim Tagana Kabupaten Indramayu. Setelah kejadian ini, pemerintah daerah diharapkan segera memberikan arahan dan bantuan lebih lanjut untuk membantu masyarakat yang terkena dampak banjir ini.
(Nurdiansyah)

