Lombok Timur–Tinta Merah Net-Heboh di media sosial keributan yang memperlihatkan seseorang yang mengaku menjadi tukang parkir dan pengunjung di Taman Pancor pada Sabtu 31/10/2025 sekitar pukul 21.00 Wita.
Di mana saat itu seseorang yang mengaku menjadi tukang parkir bersimbah dar4h di kepalanya dan tak lama menganiaya seorang pengunjung perempuan.
Salah seorang korban yakni Marni (nama samaran) mengaku bahwa peristiwa keributan tersebut bermula ketika ia sedang nongkrong di Taman Pancor sambil makan dan bermain game bersama 4 orang temannya.
Pada saat tiba-tiba seseorang datang yang mengaku menjadi tukang parkir menghampiri dan memintai bayaran, padahal saat itu mereka belum meninggalkan lokasi.
“Biasanya di sana pun gak ada tukang parkir, dua kali nongkrong di sini saya ketemu kang parkir ini dan arogan, karena dia sambil mabuk. Bukan ngejaga motor kami, tapi sibuk dan asik sama minumannya,” ujarnya.
Diterangkan Marni, karena seseorang yang mengaku tukang parkir tersebut diketahui tidak menggunakan seragam resmi, bahkan tidak menggunakan baju. Akhirnya Marni dan teman-temannya meminta kartu resmi sebagai tukang parkirnya terhadap seseorang tersebut.
“Bukannya diperlihatkan tapi dia menjawab dengan nada tinggi kalau ada kartu parkirnya, kita dimintai uang Rp30 ribu. Lah enak banget, yang jaga motor kita sendiri, lahan juga pemerintah yang punya. Dia seenaknya minta tarif parkir segitu,” terangnya.
Seseorang tersebut kemudian datang memperlihatkan kartu parkirnya, namun tidak dapat dipastikan apakah itu miliknya atau milik orang lain. Namun seseorang tersebut mengancam Marni dan teman-temannya akan merusak semua motor milik mereka, dan selang beberapa menit motor Marni kemudian ditendang terjatuh dan helmnya dibanting serta dilempar.
Tak terima dengan aksi seseorang yang mengaku tukang parkir tersebut, teman-teman laki-lakinya akhirnya menyerang seseorang itu dan si Marni sambil merekam perbuatannya yang mengganggu kenyamanan pengunjung.
Namun Marni didorong hingga ponsel miliknya pecah, kemudian ia mencoba mengamankan helmnya yang saat itu berada di tengah keributan.
Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Lombok Timur untuk proses hukum lebih lanjut, sementara korban telah mendapatkan pendampingan dan perawatan medis.

