Karawang –Tinta Merah Net– Pemerintah Desa Kertasari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, terus berkomitmen meningkatkan infrastruktur desa demi kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat. Melalui Dana Desa (DD) Tahap II Tahun Anggaran 2025, Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) telah merealisasikan kegiatan pembangunan sarana dan prasarana berupa pembangunan jalan lingkungan.
Kegiatan tersebut berlokasi di Dusun Karajan A dan B dengan volume pekerjaan panjang 240 meter, lebar 2 meter, dan tinggi 0,12 meter, serta menelan biaya sebesar Rp 96.450.500,-. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara swakelola oleh masyarakat setempat melalui Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), dengan waktu pengerjaan selama 14 hari.
Sekretaris Desa Kertasari, Hari, dalam wawancaranya menjelaskan bahwa Dana Desa tahap ini telah dialokasikan secara merata ke empat dusun yang ada di Desa Kertasari. Ia juga menyebutkan, selain pembangunan jalan lingkungan sepanjang 240 meter, proyek lain yang telah dilaksanakan meliputi pembangunan turap di RT 11 sepanjang 125 meter (dikali 2 menjadi 250 meter), serta pekerjaan japak (jalan paving) di wilayah Tegal Asem sepanjang 300 meter, ditambah dua dusun lainnya, dengan total mencapai lebih dari 500 meter.
Pak Enjang selaku Warga sangat antusias dan berterima kasih atas perhatian pemerintah desa, khususnya kepada Kepala Desa H. Hendar, yang telah mengupayakan pemerataan pembangunan,” ujar Hari.
Pembangunan ini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Akses jalan yang sebelumnya rusak kini sudah diperbaiki dan layak dilalui, sehingga memperlancar aktivitas warga sehari-hari, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, maupun sosial.
Salah satu warga yang ditemui menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah desa yang telah mendengarkan aspirasi masyarakat. “Sekarang jalan sudah bagus, kami sangat terbantu, terutama saat musim hujan,” tuturnya.
Dengan terealisasinya Dana Desa Tahap II ini, Pemerintah Desa Kertasari berharap pembangunan dapat terus dilanjutkan secara bertahap dan merata ke seluruh wilayah desa, guna menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan produktif bagi seluruh masyarakat.

